Kita sering terpukau pada apa yang
tampak
Lampu yang terang Kata-kata yang tertata
Laporan yang rapi
Seolah-olah semua berjalan sebagaimana
mestinya
Padahal di balik itu ada sesuatu yang
terus bekerja dalam diam
mengatur menutup menyamarkan
Ia bernama ilusi
Dan ilusi itu tidak gratis
Pemimpin dengan gaya gimmick tidak hanya
hidup dari panggung tetapi juga dari biaya yang tak selalu bisa dijelaskan Publikasi
menjadi kebutuhan yang tak pernah selesai Setiap kegiatan harus terdokumentasi
setiap langkah harus terlihat setiap celah harus ditutup dengan citra Maka
anggaran pelan-pelan berubah fungsi bukan lagi alat pelayanan melainkan alat
penyelamatan wajah
Di titik ini transparansi menjadi barang
mahal
Bukan karena tidak mungkin tetapi karena
terlalu berisiko Terlalu banyak pengeluaran yang tidak direncanakan sejak awal
Terlalu banyak kebutuhan mendadak yang sebenarnya tidak mendesak kecuali untuk
satu hal menjaga agar pemimpin tetap tampak hebat rapi dan cerdas
Lalu angka-angka mulai kehilangan makna
Ia tidak lagi jujur hanya tampak jujur
Di ruang keuangan ada orang-orang yang
dipaksa menjadi penjaga rahasia Mereka tahu alurnya tidak wajar tetapi tetap
harus membuatnya terlihat wajar Mereka menutup informasi bukan semata karena
ingin tetapi karena keadaan menuntut demikian Gali tutup lubang menjadi
keahlian yang tidak pernah diajarkan tetapi harus dikuasai
Setiap laporan adalah kompromi
Setiap tanda tangan adalah beban
Dari sana lahir kegiatan yang terasa
megah tetapi hampa Seremonial yang ramai tetapi miskin makna Semua berjalan
semua terdokumentasi semua terlihat sukses namun tidak benar-benar menyentuh
tujuan
Karena yang dikejar bukan hasil
melainkan kesan
Di sisi lain ada wajah bawahan yang ikut
membentuk ilusi itu
Mereka dipuji di depan tetapi ditekan di
dalam
Mereka disebut hebat di luar tetapi
diperlakukan seperti alat dalam keseharian
Dalam forum resmi mereka tampak
dimuliakan Pemimpin memberi ruang memberi pengantar seolah membuka jalan bagi
bawahan untuk bersinar Namun substansi sepenuhnya ada di tangan mereka Mereka
yang menyusun mereka yang memikirkan mereka yang memastikan semuanya berjalan
Pemimpin cukup tampil di awal dan di
akhir
Di tengahnya ada kerja yang tak terlihat
Jika berhasil nama yang naik hanya satu
Jika gagal nama yang jatuh sudah
disiapkan
Begitulah ilusi bekerja rapi di
permukaan timpang di dalam
Akibat pola kerja yang pilih kasih
kemampuan dan kesejahteraan staf juga tidak merata Yang kerja ya kerja terus
dan yang tidak dilibatkan menjadi menganggur namun berpura-pura sibuk agar
terlihat bekerja sebab jika benar-benar tidak melakukan apa-apa pemimpin akan
marah Akhirnya suasana kerja terasa sibuk tetapi kaku dan selalu berada dalam
tekanan
Tidak semua dilibatkan Bukan karena
tidak ada orang tetapi karena tidak semua bisa diajak diam Yang kritis sering
disisihkan bukan karena salah tetapi karena berpotensi mengganggu alur yang
sudah disepakati Yang lain memilih mundur karena lelah keluar dari tugasnya
sendiri Dan sebagian tetap bertahan mencoba menyesuaikan diri dengan arah yang
terus berubah mengikuti angin
Akhirnya terbentuk lingkaran kecil
Lingkaran yang tahu cara bertahan
Lingkaran yang paham kapan harus bicara
dan kapan harus diam
Di dalam lingkaran itulah ilusi dirawat
Dibiayai dijaga dipertahankan
Namun satu hal yang sering dilupakan
ilusi tidak pernah benar-benar kuat Ia hanya tampak kuat selama tidak disentuh
Ia berdiri di atas rapuhnya kejujuran yang ditunda
Ketika angka mulai ditanya
ketika bawahan mulai lelah menjadi
tameng
ketika kenyataan meminta tempat untuk
bicara
maka semua yang selama ini tampak rapi
akan menemukan bentuk aslinya
Tidak lagi sebagai kebanggaan
melainkan sebagai sesuatu yang pernah
dipaksakan untuk terlihat benar

Post a Comment